Tampilkan postingan dengan label Food n Places. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Food n Places. Tampilkan semua postingan

Danau Buatan, Rumbai, Pekanbaru; Destinasi Alam yang Asri!


Assalamualaikum wr wb

Hai buat kau yang butuh refreshing!

Kamu butuh menyegarkan kembali diri kamu supaya tidak terlalu merasa stress akan urusan pelajaran atau pekerjaan. Nah, aku kembali akan memberitahukan tempat yang ada di Pekanbaru, Riau. Kali ini, aku akan menunjukkan sebuah tempat wisata dan rekreasi yang ada di Pekanbaru, yaitu wisata “Danau Buatan”.

Danau Buatan ini terletak di Desa Limbungan, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Riau. Danau Buatan merupakan bendungan irigasi yang sekarang sudah berganti nama menjadi Danau Bandar Khayangan Lembah Sari. Namun Danau ini tetap akrab disebut dengan Danau Buatan.

Danau Buatan sudah ada cukup lama di Pekanbaru, namun Danau Buatan ini masih bisa menjadi salah satu tujuan rekreasi kamu baik bersama keluarga maupun teman. Tempat ini cukup luas dan tidak terlalu dipadati pengunjung. Selain itu Danau Buatan ini menyuguhkan pemandangan alam yang sejuk dan tenang sehingga tempat ini acap kali dijadikan tempat piknik dan tempat hunting foto yang bertemakan alam. Tempat wisata ini tidaklah terlalu jauh dari Pekanbaru kota. Perkiraan waktu tempuh ketempat ini adalah sekitar 1 jam.

Biaya yang perlu dikeluarkan untuk measuki area Danu Buatan pun tidk terlalu mahal. Biaya masuk hanya Rp. 10.000 ditambah dengan biaya parkir dengan kisaran Rp. 5.000.
Didalam area Danau Butan ini, terdapat central spot berupa taman dan beberapa bangunan. Pada bagian ini pula terletak lahan parkir tempat kita meletakkan kendaraan. Terpaan angin yang sejuk disini disajikan bersamaan dengan banyaknya pepoonan dan rerumputan hijau disekitarnya. Kondisi alam disini masih tergolong asri. Danau yang tenang juga diselimuti oleh embun sejuk. Kita dapat berkeliling menikmati pemandangan diiringi dengan kios-kios pedagang yang berjualan di area ini.

Banyak spot teduh yang bisa dijadikan tempat membentang tikar untuk melakukan piknik. Begitu pula banyak kios-kios pedagang yang menawarkan penyewaan tikar sebagai alas. Dan harga penyewaan tikarnya pun beragam. Kamu juga bis membawa tikarmu sendiri. Kios-kios pedagang yang ada banyak menjual makanan yang bisa disantap untuk menghilangkan rasa lapar sembari kamu berpiknik. Dari makanan berat hingga makanan ringan. Dan tentunya juga kamu bisa membawa bekal sendiri ke tepat wisata ini.
foto seruku bersama teman-teman <3

Tempat ini cocok deh buat kamu yang butuh refreshing! Jangan terlalu stres dengan tugas dan kerjaan, yuk dicoba ke Danau Buatan! Happy picnic and enjoy your day!;)
Wassalam..


Cuci Gudang Buku Gramedia di Suzuya The Central Pasar Kodim Pekanbaru


Assalamualaikum wr wb
Hai para pecinta buku!

Kebutuhan membaca sangatlah diperlukan karna seperti yang kita tau, membaca itu menambah ilmu dan menambah wawasan kita. Buku yang merupakan “alat” penambah ilmu dan wawasan menjadi kebutuhan yang dicari-cari pula, terlebih dalam bidang akademis. Tidak salah banyak pepatah yang mengatkan bahwa “Buku adalah jendela dunia” karna memang kekuatan buku yang berisi bahan bacaan yang bermanfaat memberikan kita ilmu baru yang dapat membuka jendela wawasan kita bagi dunia. Buku yang telah menjadi kebutuhan ini tentunya banyak dicari dimanapun dn walaupun dengan harga yang berbeda-beda.

Kabar gembira! Di Pekanbaru terdapat sebuah tempat cuci gudang buku yang menawarkan buku dengan harga yang murah. Cuci gudang buku ini diadakan oleh Gramedia Pekanbaru dan bertempatan di Suzuya The Central Pasar Kodim yang beralamatkan di Jl. Jend. A. Yani. Dan tepatnya cucigudang buku ini terletak di Lantai 1.
Mengenai tepat, sepeti namanya yang merupakan tempat cuci gudang buku, buku-buku yang ada diletakkan pada alas kayu yang kemudian ditumpukkan berdasarkan kategori harga. Harga-harga buku disini dimulai dari Rp. 5000 saja! Selain itu, nominasi kisaran harga disini sekitar Rp. 5000 atau Rp. 10.000 saja! Memang terdapat beberapa buku yang berharga lebih mungkin dikarenakan buku tersebut masih memiliki harga jual yang sedikit lebih tinggi.

Dalam mencari buku disini, memang diharuskan untuk gigih dan bersabar dikarenakan buku-uku disini hanya ditumpuk dan tidak dikategorikan berdasarkan jenis bukuya melainkan berdasarkan jenis harga, selayaknya cuci gudang. Selain itu, tempat ini juga banyak dikunjung ioleh para penacri buku, sehingga ini sedikit membuat kita berdesak-desakan dan dikarenakan juga buku-buku yang ditumpuk disini lumayan banyak. (ya, namanya juga cuci gudang buku, udah murah, banyak lagi buku-bukunya! Xoxo)
beginilah suasana cuci gudang buku ini.
(nb: maafkan kami candid ya XD)

Tempat ini tepat sekali bagi kita, terlebih lagi mahasiswa atau pelajar, yang mencari buku dengan budget pas-pasan. Mengenai berapa lama akan diadakannya cuci gudang ini, aku juga tidak tau pasti karna terkadang informasi dari Gramedia cuci gudang buku ini diperpanjang penyelenggaraannya.

Jadi, bagi kalian yang tertarik dicoba saja untuk ke gudang buku ini dan selamat mencari! ;)


Wassalam..

Makanan Khas Melayu Riau itu Unik!



Assalamualaaikum wr wb

Salam dari ku, warga Melayu!

Pastinya setiap daerah itu punya makanan khas daerahnya sendiri dong ya. Nah, kali ini aku bakalan berbagi sedikit mengani makanankhas daerah Melayu, daerah asalku. Sebenarnya Melayu sendiri memiliki daerah-daerahnya lagi, ada Melayu Siak, Melayu Bengkalis, Melayu Selat Panjang dan masih banyak lagi. Dan mengenai makanan khas Melayu di post ku kali ini akan lebih mengarah pada Melayu Selat Panjang.

Sebenanya sih, makanan khas Melayu itu terkenal akan sagu. Mungkin yang paling umum terdengar mengenai makanan khas Melayu yaitu Mie Sagu. Yap! Mie sagu terbuat dari sagu yang berbentuk Mie yang kemudian diolah menjadi masakan Mie pada umumnya. Mie sagu ini ada yang kering dan ada yang basah. Hmm kalau Mie Sagu yang kering ini seperti Mie Goreng dan Mie Sagu yang basah itu seperti Mie Kuah. Mengenai rasanya tentunya ada perbedaan antara Mie pada umumnya dengan Mie Sagu. Dan menurutku baik itu Mie biasa mauoun Mie Sagu memiliki ciri khas rasa tersendiri dan smasama enak tentunya.

Selain Mie Sagu, ada pula makanan Khas Melayu yang disebut dengan Sempolet. Hmm ku rasa makanan yang satu ini belum terlalu banyak orang yang mengenalnya. Sempolet ini juga terbuat dari sagu, namun semplet ini tidak dibentuk seperti Mie namun berbentuk sebagai kuah yang sangat kental. Kekentalan nya ini dapat kita samakan seperti makan lem kertas lho! Nah bayangin deh tu. Mengenai rasanya, Sepolet ini lebih berasa sagunya dan biasanya diolah bersama sayur keladi, sayur paku dan siput. Karna keunikannya ini banyak juga sih yang menjadikan Sempolet ini seperti makanan yang tidak biasa sehingga banyak pula yang kurang tertarik atau enggan mencoba makanan yang satu ini.

Setelah kedua makanan itu, aku ingin mengenalkan Lempeng. Lempeng ini juga terbuat dari sagu. Olahannya dicampur bersama kelapa, dan diolah seperti hal nya pancake . lempeng ini disajikan bersama teri goreng cabai. Megenai rasanya, bener-benr unik! Rasa sagu yang bercampur dengan gurihya kelapa menjadi khas banget dilidah. Belum lagi jika dicocol dengan sambal teri tadi yang menambahkan kegurihannya.


Itulah ketiga makanan Khas Melayu yan ingin aku share .  Untuk menemukan makan ini bisa dibilang susah dan mudah sih, tapi aku tahu satu tempat yang menyediakan makanan Khas Melayu khususnya Melayu Selat Panjang.

Jika kalian tertarik, kalian bisa mengunjungi Warung A2 yang bertempat di jalan Mulyorejo, Pekanbaru. Lebih tepatnya di depan SD dan disebelah cafe Antica. Tempat ini tergolong baru dan pemilik tept ini adalah orang Selat Panjang asli yang telah menekuni masakan khas Melayu dan telah bertanding pula ketingkat Nasional.

Selamat mencoba!:)
Semoga review ku kali ini menarik minat kalian <3
Wassalam